FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan


PDHMI adalah organisasi profesi kedokteran Indonesia, bersifat otonom, bermotifkan nirlaba, mengutamakan penelitian dan pelayanan serta pengembangan herbal, khususnya herbal medik, PDHMI bernaung di bawah Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai Perhimpunan Dokter Seminat.

Jawab : para dokter dan tenaga kesehatan yang berminat dalam penelitian, pengembangan dan pemanfaatan herbal dan obat tradisional.

  1. Anggota Biasa adalah dokter Warga Negara Indonesia anggota IDI yang berminat dalam ilmu herbal medik.
  2. Anggota Luar Biasa adalah dokter Warga Negara Asing yang berminat dalam ilmu herbal medik.
  3. Anggota Kehormatan adalah seseorang dokter yang sangat berjasa kepada PDHMI dan/ atau ilmu herbal medik.
  4. Dewan pakar adalah kumpulan pakar dalam bidangnya yang berkaitan dengan perkembangan herbal medik.

Jawab : dengan mengisi formulir keanggotaan yang bisa di download di website PDHMI (pdhmi.org.id) dan mengikuti semua ketentuan yang berlaku untuk anggota.

  • Bidang pendidikan
  • Bidang penelitian
  • Bidang pengabdian masyarakat
  1. Menghimpun, membina dan melindungi seluruh dokter yang berminat serta memiliki persamaan persepsi dalam bidang herbal medik.
  2. Mengembangkan ilmu herbal medik berlandaskan ‘evidence based medicine’ dan melakukan pelayanan kesehatan menurut kaidah standar pelayanan yang berlaku.
  3. Membina dan mengembangkan kompetensi profesi serta kesejahteraan anggota.
  4. Membina kerjasama dengan berbagai institusi Pendidikan terkait, baik di dalam maupun luar negeri dalam upaya meningkatkan pengetahuan , keterampilan serta penguasaan teknologi dan riset.
  5. Menyusun standar pelayanan herbal medik yang dapat menjadi acuan dalam penyelenggaraan pelayanan herbal medik yang aman dan bermutu.
  6. Memberi perlindungan terhadap dokter serta masyarakat pengguna herbal medik.
  7. Bersama pemerintah dan masyarakat, mengembangkan dan mendayagunakan sumber daya herbal medik yang terbukti aman dan bermanfaat secara optimal bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.